Festival Dangdut Indonesia: Seni dan Budaya Harus Menjadi Ruang Lahirnya Talenta, Kreativitas, dan Prestasi Generasi Muda
Kabupaten Cirebon, Minggu, 9 Agustus 2026 — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Dangdut Indonesia ke-3 yang digelar PAMDI Kabupaten Cirebon sebagai ruang untuk menggali dan mengembangkan potensi para penyanyi serta talenta seni dari daerah. Menurut Prof. Rokhmin, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal. Seni, budaya, olahraga, dan berbagai ruang kreativitas masyarakat juga merupakan bagian penting dalam membentuk manusia Indonesia yang percaya diri, produktif, kreatif, dan memiliki kecerdasan yang seimbang.
Menyanyi bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk melatih kecerdasan emosional dan mengembangkan kemampuan otak kanan, yang perlu berjalan seimbang dengan kemampuan berpikir logis dan intelektual yang banyak bertumpu pada otak kiri. Keseimbangan tersebut penting dalam membentuk pribadi yang kreatif, adaptif, mampu berkomunikasi, dan memiliki kemampuan sosial yang baik.
Kabupaten Cirebon sendiri memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Dangdut sebagai musik yang tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat bukan hanya memiliki dimensi hiburan, tetapi juga sosial, budaya, dan ekonomi karena di dalamnya terdapat penyanyi, musisi, pencipta lagu, pekerja panggung, pelaku industri kreatif, hingga UMKM yang membentuk mata rantai ekonomi masyarakat. Karena itu, ajang seperti Festival Dangdut Indonesia harus terus dikembangkan sebagai panggung pembinaan dan pencarian talenta, khususnya bagi generasi muda Cirebon, agar mereka memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan, meningkatkan kualitas, membangun jejaring, dan melangkah menuju prestasi di tingkat Jawa Barat maupun nasional. Prof. Rokhmin meyakini bahwa setiap anak bangsa memiliki potensi dan jalan pengabdiannya masing-masing, baik melalui ilmu pengetahuan, kewirausahaan, olahraga, maupun seni dan budaya. Tugas kita adalah menciptakan ekosistem yang memungkinkan seluruh potensi tersebut berkembang secara optimal sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Melalui Festival Dangdut Indonesia ke-3, diharapkan semakin banyak talenta terbaik Kabupaten Cirebon yang lahir, berkembang, dan berprestasi, sekaligus ikut menggerakkan industri kreatif, membuka peluang ekonomi, dan menjaga dangdut sebagai salah satu kebanggaan budaya bangsa. Dari Cirebon, kita lahirkan generasi yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan memiliki kecerdasan emosional yang kuat.

